DKP

 

Doa Hari Rabu, 15 November 2017

Kesatuan dengan Yesus membuat segalanya menjadi mungkin. Yang sakit menjadi sembuh, yang lemah menjadi kuat, yang berdosa bertobat. Semoga hidup kita juga memberi dampak baik bagi siapapun berkat kesatuan kita dengan Yesus.


Bapa kami yang baik Allah yang sungguh baik,
Terima kasih karena da1lam Maha Kuasa-Mu
ada yang Kau ijinkan kami untuk bisa dimengerti
melalui cara yang diajarkan Yesus
Sang Putra yang menjadi Mesias.
 
Selangkah demi selangkah
pandangan kami kepada-Mu, Bapa,
berubah dari yang semula serupa pandangan dunia.
Kami pernah mengartikan maha kuasa-Mu
sebagai hal yang tidak ada batasnya.
Segala sesuatu bisa terjadi, mengubah seluruh alam semesta
layaknya menyentikkan jari.
Mengubah nasib manusia
yang rendah Kau angkat setinggi-tingginya
yang tinggi Kau rendahkan seketika.
 
Kini pengertian Kami, tentang-Mu Bapa
berubah seiring ajakan dan ajaran Yesus.
Kau adalah Bapa, satu Pribadi Ang
yang memiliki pikiran, perasaan, dan kehendak.
Saat hakekat-Mu yang Maha Kuasa dibatasi oleh kehendak-Mu
 
Walaupun kuasa-Mu sangat besar Kau tidak menjadi semena-mena.
Karena Kehendak-Mu bukan seperti itu ada makna yang kami bisa mengerti.
Kau tidak mungkin berlawanan dengan hakekat-Mu sendiri.
 
Terima kasih Tuhan Yesus ajar kami seperti ini
menjadi serupa dengan-Mu termasuk dalam pengertian
yang mendewasakan kami.
Dalam nama-Mu kami berdoa dan mengucap syukur.
Demi nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus
Amin.
 
Oleh : Team Moderator Doa-Satu-Menit 


RH Mutiara Iman
Rabu, 15 November 2017 dalam pekan ke-32
Pm. St. Albertus Agung, UskPujGrj
(by: Rm. F.X. Sugiyana, Pr)

Mutiara Iman:
''Sementara mereka di tengah jalan, mereka menjadi tahir.'' [Luk. 17: 14]

BACAAN PERTAMA (Keb. 6: 1-11)
Hai kamu, para raja yang memerintah orang banyak, hai kamu, para penguasa yang bermegah atas banyaknya rakyatmu, dengarkanlah! Sebab Tuhanlah yang memberi kamu pemerintahan, dan kekuasaanmu berasal dari Yang Mahatinggi. Dia akan memeriksa segala pekerjaaanmu serta menguji rencana-rencanamu. Sebab sebenarnnya kamu hanalah abdi dari kerajaan-Nya. Maka kalau kamu tidak memerintah dengan tepat, atau tidak menepati hukum, atau tidak berlaku menurut kehendak Allah, Ia akan mendatangi kamu dengan dahsyat dan cepat. Suatu pengadilan yang tak terelakkan akan menimpa para pembesar. Memang para bawahan dapat dimaafkan karena belas kasihan, tetapi para penguasa akan diadili dengan tegas. Sebab Tuhan yang mahakuasa tidak takut akan siapa pun juga, Ia tidak menghiraukan pangkat orang yang diadili. Baik yang kecil maupun yang besar dijadikan oleh-Nya, semua dipelihara-Nya dengan cara yang sama. Tetapi terhadap para penguasa akan diadakan pengadilan yang tegas. Jadi perkataanku ini tertuju kepada kamu, hai para pembesar. Hendaknya kamu belajar menjadi bijaksana dan menghindari kesalahan. Sebab mereka yang hidup suci akan dibenarkan, dan yang mau menerima bimbingan dalam hal kesucian, mudah dapat membela diri dalam pengadilan. Jadi, hendaklah kamu merindukan sabda kebijaksanaan, maka kamu akan terdidik.
 
MAZMUR TANGGAPAN (Mzm. 82: 3-4. 6-7; R. 8a)
Refr.   Ya Allah, bangkitlah dan hakimilah bumi.
 
Mazmur:
+      Belalah orang lemah dan yatim piatu,
        berilah keadilan kepada orang hina dan papa.
        Luputkanlah orang lemah dan miskin,
        luputkanlah mereka dari tangan orang berdosa.
+      Tadinya kukira kamu semua dewata,
        putera Allah yang mahatinggi.
        Nyatanya kamu mati seperti manusia,
        tewas seperti perwira gadungan.
 
BAIT PENGANTAR INJIL (1Tes. 5: 18)
P      Alleluya...
U     Alleluya...
P      Hendaklah kamu bersyukur dalam segala-galanya,
        karena inilah kehendak Allah untuk kamu sekalian
        yang bersatu dengan Kristus Yesus.
U     Alleluya...
 
BACAAN INJIL (Luk. 17: 11-19)
Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus menyusur perbatasan Samaria dan Galilea. Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh dan berteriak, ''Yesus, Guru, kasihanilah kami!'' Lalu Ia memandang mereka dan berkata, ''Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam''. Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir. Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria. Lalu Yesus berkata, ''Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?'' Lalu Ia berkata kepada orang itu, ''Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau''.
 
St. Albertus Agung (Uskup dan Pujangga Gereja, 1206-1280, Pm)
Dalam arti yang baik Albertus selalu ingin tahu. Tentang apa saja ia ingin tahu, bagaimana seluk beluknya. Sebagai pemuda ia membenahi ilmu alam. Dan ketika menjadi Dominikan (1223) ia mencurahkan perhatiannya pada ilmu-ilmu agama. Ia mencari penyesuaian antara filsafat Aristoteles dan ilmu theologi. Thomas Aquino muridnya, akan melanjutkan usaha itu. Pengangkatannya menjadi uskup Regensburg (1262) sungguh suatu kurban baginya. Maka ketika mendapat kesempatan ia kembali ke studinya. Tepatlah kalau ia dijadikan pelindung para ahli ilmu pengetahuan.
 
BACAAN PERTAMA (Sir. 15: 1-6)
Orang yang takut akan Allah melakukan kebajikan, dan yang melekat pada Taurat memperoleh kebijaksanaan. Seperti seorang ibu, kebijaksanaan menjemput dia, dan ibarat isteri yang masih perawan ia menyambutnya. Kebijaksanaan memberi dia makanan pengertian, dan memberi minum air kebijaksanaan. Bersandar kepadanya orang tidaklah goncana, yang percaya padanya tidak dikecewakan. Kebijaksanaan meninggikan orang di atas teman kawan, dan mulut orang bijak dibuka olehnya di tengah-tengah jemaat. Orang mendapat kegembiraan dan puncak sukacita, dan kemasyhuran abadi diberikan kepadanya.
 
MAZMUR TANGGAPAN (Mzm. 119: 8-14; R./12b)
Refr.  Ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku, ya Tuhan.
 
Mazmur
+     Aku akan berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu
       janganlah tinggalkan daku sama sekali.
+     Bagaimana kaum muda mempertahankan hidup tanpa cela?
       Dengan mengamalkan firman-Mu.
+     Dengan segenap hati aku mencari Engkau,
       jangan biarkan aku menyimpang dari perintah-Mu.
+     Dalam hati aku menyimpan janji-Mu,
       supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.
+     Terpujilah Engkau, ya Tuhan;
       ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.
+     Dengan bibirku aku menceritakan
       segala hukum yang Kauucapkan.
+     Aku bergembira atas peringatan-peringatan-Mu,
       melebihi segala harta.
 
BAIT PENGANTAR INJIL  (lh. Kis. 16: 14b)
P      Alleluya.            
U     Alleluya.
P      Tuhan, bukalah hati kami,
         agar kami memperhatikan sabda Putra-Mu.
U      Alleluya.
 
BACAAN INJIL (Mat. 13: 47-52)
Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang banyak, ''Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan. Setelah penuh, pukat itupun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang. Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar, lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi. Mengertikah kamu semuanya itu?'' Mereka menjawab, ''Ya, kami mengerti''. Maka berkatalah Yesus kepada mereka, ''Karena itu setiap ahli Taurat yang menerima pelajaran dari hal Kerajaan Sorga itu seumpama tuan rumah yang mengeluarkan harta yang baru dan yang lama dari perbendaharaannya''.
 
MEDITATIO:
Hari ini Gereja memperingati St. Albertus Agung yang lahir pada tahun 1206. Ketika ia menjalani pendidikan di Universitas Padua, ia mulai tertarik untuk hidup membiara dalam Ordo Dominikan. Ia ingin mengkombinasikan hidup rohani, perwartaan, dan mengajar. Ia mengajar sebagai mahaguru di Universitas Paris. Ia turut menyelesaikan masalah-masalah menyangkut aturan hidup membiara dari Ordo Dominikan dan Fransiskan terhadap serangan dari luar. Setelah berhasil, ia kemudian diangkat menjadi Uskup di Regensburg.
 
Albertus dikenal sebagai orang yang rendah hati dan suci hatinya. Ia menaruh devosi kepada Yesus dalam Sakramen Mahakudus dan kepada Bunda Mari. Pewartaan dan pengajarannya banyak memberi pengruh bagi kehidupan Gereja. Pengajarannya mencerahkan iman, meneguhkan pengharapan, dan menyucikan kehidupan. Pewartaan telah membawa pertobatan bagi umat yang mendengarnya.
 
Ia menghidupkan pengalaman Yesus sendiri, yang kata-kata-Nya telah meneguhkan iman orang yang sakit dan memberikan kesembuhan kepada mereka. Kesatuan dengan Yesus membuat segalanya menjadi mungkin. Yang sakit menjadi sembuh, yang lemah menjadi kuat, yang berdosa bertobat. Semoga hidup kita juga memberi dampak baik bagi siapapun berkat kesatuan kita dengan Yesus.

CONTEMPLATIO:
Masuklah dalam keheningan dan mohonlah rahmat agar setiap kehadiran dan kata-kata kita memberi daya ubah dan daya hidup orang-orang di sekitar kita.

ORATIO:
Tuhan, hadirlah selalu bersama kami dan baharuilah hidup setiap orang dengan rahmat-Mu. Amin.

MISSIO:
Aku akan selalu berkata yang positif dan bertindak yang baik bagi siapapun yang kujumpai.
 
Tuhan memberkati+


Galeri Foto

Bersama Yesus