DKP

 

Doa Hari Selasa, 28 November 2017

Sebagai pengikut Kristus, kita tetap waspada, jeli, dan terus bersyukur dan memohon kekuatan agar jika semua itu kita hadapi, kita tidak kehilangan iman serta kepercayaan kita kepada Yesus Kristus, satu-satunya penyelamat terjanji!


Allah Bapa kami yang pemurah
yang selalu memberikan kami
kesempatan untuk memperbaiki diri
dan menjadi serupa dengan Putra-Mu
yang menjadi teladan hidup kami.
Kami adalah anak-anak-Mu, ya Bapa
dan Tuhan Yesus yang menjadi Kristus
sebagai sulung di antara banyak saudara.
 
Menjelang akhir bulan ini Kau perlihatkan banyak hal
tentang daya pikat dunia  yang mengecoh banyak orang
yang cukup berpengaruh di pemerintahan negara kami,
Indonesia tercinta.
 
Benar, sungguh benar cinta akan uang adalah kejahatan.
Keinginan untuk menjadi kaya
membuka celah yang sangat besar
bagi penguasa dunia untuk menguasai hati dan pikiran manusia.
 
Meski dengan mulut mengaku
Kau maha kuasa, Kau maha hadir,
Kau maha tahu, namun dengan perbuatan
sesungguhnya telah menyangkal kehadiran-Mu
di dalam hidup sehari -hari.
Mengerdilkan kuasa-Mu dan tidak takut akan Engkau, ya Bapa.
Bersikap jumawa dan sombong bahwa kami bisa bersembunyi
dan melakukan perbuatan apa pun, yang kami nilai tidak akan melukai-Mu.
 
Kamipun kerap terpikat untuk berlaku sama
Ampuni kami, Tuhan Yesus.
Kami bersedia berubah, menjadi baru.
Dalam nama-Mu kami berdoa dan mengucap syukur.
Amin.
 
Oleh: Team Moderator Doa-Satu-Menit
 

RH Mutiara Iman
Selasa dalam pekan ke-24
28 November 2017
(by: Sr. M. Monika Ekowati, SND)

Mutiara Iman:
''Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.'' [Luk. 21: 8]

BACAAN PERTAMA [Dan. 2: 31-45]
Daniel berkata kepada raja Nebukadnezar, ''Ya raja, tuanku melihat suatu penglihatan, yakni sebuah patung yang amat besar! Patung ini tinggi, berkilau-kilauan luar biasa, tegak di hadapan tuanku, dan tampak mendahsyatkan. Adapun patung itu, kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga, sedang pahanya dari besi dengan kakinya sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat. Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu, sehingga remuk. Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi. Itulah mimpi tuanku, dan sekarang maknanya akan kami katakan kepada tuanku raja: Ya tuanku raja, raja segala raja, yang kepadanya oleh Allah semesta langit telah diberikan kerajaan, kekuasaan, kekuatan dan kemuliaan, dan yang ke dalam tangannya telah diserahkan-Nya anak-anak manusia, di manapun mereka berada, binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, dan yang dibuat-Nya menjadi kuasa atas semuanya itu--tuankulah kepala yang dari emas itu. Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, yang kurang besar dari kerajaan tuanku; kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga, yang akan berkuasa atas seluruh bumi. Sesudah itu akan ada suatu kerajaan yang keempat, yang keras seperti besi, tepat seperti besi yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu; dan seperti besi yang menghancurluluhkan, maka kerajaan ini akan meremukkan dan menghancurluluhkan semuanya. Dan seperti tuanku lihat kaki dan jari-jarinya sebagian dari tanah liat tukang periuk dan sebagian lagi dari besi, itu berarti, bahwa kerajaan itu terbagi; memang kerajaan itu juga keras seperti besi, sesuai dengan yang tuanku lihat besi itu bercampur dengan tanah liat. Tetapi sebagaimana jari-jari kaki itu sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat, demikianlah kerajaan itu akan menjadi keras sebagian dan rapuh sebagian. Seperti tuanku lihat besi bercampur dengan tanah liat, itu berarti: mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan, seperti besi tidak dapat bercampur dengan tanah liat. Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya, tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu. Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai''.
 
MAZMUR TANGGAPAN: Dan. 3: 57. 58. 59. 60. 61
+    Pujilah Tuhan, hai segala karya Allah,
      R. Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
 
+    Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,
      R. Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
 
+    Pujilah Tuhan, seluruh isi surga,
      R. Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
 
+    Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,
      R. Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
 
+    Angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia,
      R. Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
 
BAIT PENGANTAR INJIL  (Why. 2: 10c)
P     Alleluya...
U    Alleluya...
P     Hendaklah engkau setia sampai mati, sabda Tuhan,
       dan aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.
U    Alleluya...
 
BACAAN INJIL [Luk. 21: 5-11]
Ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, berkatalah Yesus, ''Apa yang kamu lihat di situ--akan datang harinya di mana tidak ada satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan''. Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya, ''Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?'' Jawab-Nya, ''Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka. Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera''. Ia berkata kepada mereka, ''Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan, dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit''.
 
MEDITATIO:
Sabda Yesus dalam Mutiara Iman hari ini mengingatkan kita supaya waspada tentang ''keruntuhan dunia'' akan ditandai dengan pelbagai bencana, peperangan, munculnya nabi-nabi palsu yang mengaku diri sebagai Mesias. Iman kita hendaknya kuat, tetap teguh menghadapi semua itu. Jangan sampai berpaling dengan ajaran lain bahkan mukjizat yang seolah diadakan oleh Yesus. Namun menyesatkan yang disebut Anti Kristus. Marilah kita merenungkan yang terjadi akhir-akhir ini, di berita Koran, TV, bahkan dalam kehidupan setiap hari. Bukankah yang dikatakan Yesus itu sungguh terjadi? Pembunuhan dan Penyaliban, penyiksaan pada pengikut Kristus oleh ISIS, yang sangat mengejutkan saat ini. Penggorokan terhadap Rm. Jacques Hamel (86 th) yang sedang merayakan Misa pagi di Gereja St. Etienne-du Rouvray, di Perancis, bersama seorang biarawati dan 2 umat lainnya yang ikut dibantai, dan masih banyak contoh lainnya. Entah kapan saatnya tiba yang penging bagi kita sebagai pengikut Kristus, kita tetap waspada, jeli, dan terus bersyukur dan memohon kekuatan agar jika semua itu kita hadapi, kita tidak kehilangan iman serta kepercayaan kita kepada Yesus Kristus, satu-satunya penyelamat terjanji!

CONTEMPLATIO:
Daalm meditasimu, cobalah tatap setiap kejadian, peristiwa, berita tentang bencana alam, peperangan, pertikaian antar bangsa, suku, keluarga. Munculnya nabi-nabi dan ajaran palsu yang mengaku sebagai Kristus! Rasakan! Mungkin hati kita cemas, tak tahu arah, namun teruslah berdoa. Mohonlah kekuatan pada Yesus. Rasakan ketenangan bersama-Nya di tengah kejahatan dan dunia yang sedang bergejolak.

ORATIO:
Tuhan Yesus, berilah aku kekuatan yang bersumber pada hati-Mu yang penuh kerahiman, agar aku mampu memahami segala kehendak-Mu dalam peristiwa hidupku hari ini. Kuatkan aku Yesus, untuk tetap setia memikul salibku bersama-Mu, menuju kemuliaan. Amin.

MISSIO:
Hari ini aku akan berdoa untuk mohon perdamaian dunia dan keselamatan banyak jiwa yang mengalami penganiayaan karena iman akan Kristus.
 
ERH
JASMANI dan ROHANI
 
''Apa pun juga yang kamu perbuat,
perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan
dan bukan untuk manusia.''
(Kolose 3:23)

Baca: Kolose 3:18-25
Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan. Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia. Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan. Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya. Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia ini dalam segala hal, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan mereka, melainkan dengan tulus hati karena takut akan Tuhan. Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya. Barangsiapa berbuat kesalahan, ia akan menanggung kesalahannya itu, karena Tuhan tidak memandang orang.
 
Banyak orang menganggap makan, minum, tidur, piknik dan bekerja sebagai contoh kegiatan jasmani. Adapun berdoa, membaca Alkitab, beribadah di gereja, mengikuti persekutuan, memberikan persembahan, dan melayani di gereja termasuk kegiatan rohani.

Saya jadi bertanya-tanya, sungguhkah berdoa merupakan tindakan rohani jika kita hanya menyampaikan tuntutan agar Tuhan senantiasa mengabulkan permohonan kita? Sungguhkah kita memuliakan Tuhan melalui persembahan jika motivasi kita adalah memegang kendali dan mencari sanjung puji? Sungguhkah membaca Alkitab berguna bagi pertumbuhan rohani jika dibaca sambil lalu, sekadar rutinitas, tanpa berusaha menyatakan kebenaran ajarannya dalam tingkah laku? Namun, tidakkah melalui pekerjaan kita nama Tuhan dimuliakan jika kita bekerja dengan jujur, tulus, ulet dan penuh rasa tanggung jawab?

Bagi sebagian orang, jasmani dan rohani sering diibaratkan sebagai dua sisi mata uang yang bertolak belakang. Di dalam gereja mereka menunjukkan kesalehan, tetapi di luar gereja mereka merasa bebas berlaku sesuka hati. Anggapnya, selama keduanya berjalan dengan seimbang, jaminan keselamatan dari Tuhan tetap dalam genggaman. Namun, Paulus mengingatkan jemaat Kolose, supaya spiritualitas Kristen selalu nampak dalam setiap aktivitas sehari-hari, termasuk pada saat melakukan kegiatan yang bersifat jasmaniah. Sekalipun bersifat jasmani, tetap harus dijiwai secara rohani. Semua pekerjaan dan aktivitas orang percaya harus menjadi pelayanan yang berkenan bagi Tuhan.

PENGIKUT KRISTUS MELAKUKAN SEGALA AKTIVITAS
SEBAGAI WAKIL KERAJAAN ALLAH DI DUNIA INI
 
Ditulis oleh Endang B. Lestari
Tuhan memberkati+


Galeri Foto

Yesus Sang Gembala