Inspirasi

 

''Sehati Sejiwa Berbagi Sukacita, Menuju Hidup Sejahtera''

Dengan dirumuskannya arah dasar ini, diharapkan Gereja Keuskupan Bandung dapat menjadi rumah doa segala bangsa, dimana Kerajaan Allah terwujud, tempat terbuka untuk berjumpa dengan Kristus yang adalah wajah kerahiman Allah sehingga Gereja menjadi komunitas umat Allah yang memikat dan didengarkan dunia. 

 ARAH DASAR KEUSKUPAN BANDUNG:

''Sehati Sejiwa Berbagi Sukacita, Menuju Hidup Sejahtera''

Umat Allah Keuskupan Bandung  berjalan bersama dengan semangat sehati sejiwa bercita-cita mewujudkan kehidupan  yang sejahtera.  Kita, umat Allah saling berbagi sukacita diantara umat dan kepada masyarakat melalui usaha tranformasi kehidupan, yaitu perubahan nyata dibidang spiritual, material, moral dan sosial.  (Visi dan Misi)

Cita-cita tersebut  dilaksanakan  dengan semangat kasih tanpa pamrih (Lukas 10 : 25-37) sebagaimana diperintahkan  oleh Tuhan Yesus ''Kasihilah seorang akan yang lain sama seperti aku telah mengasihi kamu, hendaklah kamu mengasihi satu sama lain'' (Yoh 13: 34). Kita hendak   meneladani model hidup Gereja perdana yang anggotanya sehati sejiwa berkumpul di bait Allah, berkumpul dalam ajaran para rasul dan dalam persekutuan, memecah roti dan berdoa, makan bersama dengan tulus sambil memuji Allah, hidup dalam kasih karunia dan bersatu dalam kesejahteraan bersama, saling berbagi dan memberi sesuai dengan keperluan, serta memberi kesaksian akan kebangkitan Tuhan.  (Spirit Dasar)

Demi terwujudnya cita-cita, umat Allah Keuskupan Bandung telah memutuskan 37 kebijakan pastoral. Kebijakan Pastoral diputuskan untuk mendukung terwujudnya strategi pastoral yang hendak dijalankan yakni: Kaderisasi kaum muda, Pastoral keluarga,  Dialog dengan umat beragama lain, komunitas Basis, Peran Gembala dan Anggota lembaga hidup bakti, pewartaan dan katekese, Keterlibatan dalam masyarakat, Pendidikan, Kesehatan dan kematian, dialog dengan kemiskinan, Pelayan liturgi awam, dialog dengan budaya lokal, pertobatan pastoral, Ruang Publik, Dialog dengan budaya modern dan kesadaran baru hidup ekologis. (Strategi Pastoral)

Strategi pastoral dilaksanakan dengan memperhatikan konteks situasi masyarakat dan dinamika kehidupan Gereja universal.  Keluarga dengan berbagai persoalan dan tantangannya menjadi perlu mendapat perhatian khusus.  Keluarga adalah tempat ''di mana kita, meskipun berbeda, belajar hidup bersama orang lain'' (Evangelii Gaudium, 66). Gereja Keuskupan Bandung  menegaskan komitmennya menghidupi kembali semangat Gereja Perdana dalam membangun persaudaraan sejati di dalam keluarga. Dalam semangat persaudaraan itu, diharapkan keluarga-keluarga mampu mewartakan dan berbagi sukacita Injil. (Konteks : Fokus Pastoral 2016-2018)

Arah dasar keuskupan dicanangkan untuk 25 tahun mendatang terhitung sejak tahun 2016 s/d tahun 2041. Dengan dirumuskannya arah dasar ini, diharapkan Gereja Keuskupan Bandung dapat menjadi rumah doa segala bangsa, dimana Kerajaan Allah terwujud, tempat terbuka untuk berjumpa dengan Kristus yang adalah wajah kerahiman Allah sehingga Gereja menjadi komunitas umat Allah yang memikat dan didengarkan dunia. 

Ut diligatis invicem 



Galeri Foto

ARAH DASAR KEUSKUPAN BANDUNG