DKP

 

Doa Hari Kamis 16 November 2017

Dengan orang mengimani Yesus, sebenarnya mereka telah melihat hadirnya Kerajaan Allah tersebut. ''Dan barangsiapa hidup dalam Yesus, ia hidup dalam Kerajaan Allah.'' Usaha untuk terus menyatukan diri dengan Yesus inilah yang perlu dikembangkan, diolah, dan diperjuangkan.


Bapa kami yang bijaksana,
Engkaulah Allah Bapa yang berdaulat penuh
untuk apa pun yang ada di alam semesta.
Dari sistem peredaran planet planet
yang tergabung dalam satu ikatan
keluarga tata surya Bima Sakti, sampai hal kecil di dalam tubuh kami:
sistem kekebalan tubuh yang bisa berubah atau terganggu
pada saat-saat tertentu.
 
Mengenal-Mu melalui Yesus Kristus
Firman yang menjadi manusia lewat pengajaran yang tercatat
dalam empat kitab Injil, bagian kecil dari Alkitab.
Logos, Firman yang tertulis telah menuntun kami, anak-anak-Mu,
untuk tumbuh menjadi dewasa secara rohani dan juga jasmani
berkaitan dengan hidup manusia.
 
Satu hari lewat satu hari hidup kami berjalan seiring waktu.
Perubahan sedikit-demi sedikit melalui perjumpaan dengan rhema
logos yang menjelma jadi Firman yang Hidup.
Terima kasih ketika Kau ijinkan kami menemui masalah
Itulah cara-Mu dalam mendewasakan kami.
Kami sangat beruntung ya Tuhan ketika pengertian ini Kau berikan
di dalam pikiran kami melalui dialog dengan-Mu
dalam bentuk doa-doa yang Tuhan Yesus ajarkan.
 
Kami bersyukur dengan sangat karena mengenal Doa
bukan hanya sebagai sarana meminta
namun sebagai sarana untuk berdialog dengan-Mu.
Berkati hari yang baru ini, ya Tuhan,
hari ketika kami akan mulai memasukinya,
dan yang semoga dapat kami isi
melulu dengan hal yang berguna bagi keselamatan diri dan sesama
dan demi kemuliaan nama-Mu.
Hari yang semoga kami pun dapat mengakhirinya
hanya di dalam nama-Mu.
Di dalam nama-Mu, nama Tuhan Yesus
kami telah berdoa dan mengucap syukur. 
Amin.
 
Oleh : Team Moderator Doa-Satu-Menit
dengan penyesuaian


RH Mutiara Iman
Kamis, 16 November 2017 pekan ke-32
Pm. St. Gertrudis, Perawan
Pm. St. Margareta dari Skotlandia
(by: Rm. F.X. Sugiyana, Pr.)

Mutiara Iman:
''Sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu.'' [Luk. 17: 21]

BACAAN PERTAMA [Keb. 7: 22-8: 1]
Kebijaksanaan itu bersifat cerdik dan kudus, tunggal dan majemuk serta halus. Kebijaksanaan itu tidak kaku, mudah meresap, dan tidak bernoda. Kebijaksanaan itu terang, tidak dapat dirusak, suka akan yang baik, selalu siap dan tidak dapat dilawan. Kebijaksanaan itu bersifat tetap, tidak tergoyang dan tidak mengenal kesusahan. Kebijaksanaan itu mahakuasa, memelihara semuanya dan menyelami segala pikiran, baik yang cerdik maupun yang luhur dna halus. Kebijaksanaan itu lebih lincah dari segala gerakan, karena dengan kemurniannya ia meresapi dan menembus segala-galanya. Kebijaksanaan adalah luapan dari kuasa Allah, pancaran murni dari kemuliaan Yang Mahakuasa. Tak ada sesuatu pun yang kotor masuk ke dalamnya. Kebijaksanaan merupakan pantulan cahaya kekal, cermin tak bernoda dari karya Allah dan gambar kebaikan-Nya. Meskipun sendirian, kebijaksanaan mampu mengerjakan segala-galanya. Walaupun sempurna di dalam dirinya sendiri, kebijaksanaan membaharui semuanya. Dari abad ke abad kebijaksanaan meresapi orang-orang suci dan menjadikan mereka sahabat Allah dan nabi.
Tak ada yang dikasihi Allah kecuali orang yang bersatu dengan kebijaksanaan. Sebab kebijaksanaan itu lebih indah daripada matahari dan lebih luhur daripada bintang-bintang. Dibandingkan dengan siang yang terang-benderang kebijaksanaanlah yang unggul, sebab siang mengalah terhadap malam, sedangkan kebijaksanaan tak mungkin dikalahkan oleh kejahatan. Kebijaksanaan terbentang kuat dari ujung bumi yang satu ke ujung yang lain dan memerintah alam semesta ke arah kebaikan.
 
MAZMUR TANGGAPAN - Mazmur 118 (119) : 89. 90. 130. 135. 175; R. 89a
Refr.   Ya Tuhan, firman-Mu bertahan selama-lamanya.
 
Mazmur:
+      Ya Tuhan, firman-Mu bertahan selama-lamanya,
        tetap teguh melebihi surga.
+      Kesetiaan-Mu berlaku turun temurun,
        kokoh kuat melebihi bumi.
+      Firman dan kesetiaan-Mu tetap bertahan,
        segala-galanya mengabdi kepada-Mu.
+      Singkapkanlah firman-Mu yang memberi terang,
        yang memberi pengertian kepada orang yang bersahaja.
+      Pandanglah hamba-Mu dengan wajah berseri,
        ajarkanlah kehendak-Mu kepadaku.
+      Perkenankan daku memuji Engkau sepanjang umruku,
        semoga hukum-Mu membantu aku.
 
BAIT PENGANTAR INJIL  [Yoh. 15: 5]
P       Alleluya...
U       Alleluya...
P       Aku inilah pokok anggur, kamulah carangnya, sabda Tuhan.
        Tinggallah beserta-Ku, maka Aku tinggal besertamu,
        dan kamu akan berbuah banyak.
U       Alleluya...
 
BACAAN INJIL [Luk 17: 20-25]
Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya, ''Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu''. Dan Ia berkata kepada murid-murid-Nya, ''Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Anak Manusia itu dan kamu tidak akan melihatnya. Dan orang akan berkata kepadamu: Lihat, ia ada di sana; lihat, ia ada di sini! Jangan kamu pergi ke situ, jangan kamu ikut. Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya. Tetapi Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini''.
 
St. Gertrudis (Perawan, 1256-1602, Pm)
Gertrudis dari Helfta dilahirkan di Thuringen tahun 1256 dan termasuk suku Saks. Membaca dan membuat syair merupakan kesukaannya. Pada usia muda ia masuk biara Trapistin di Helfta. Dengan sederhana dan terus terang ditulisnya riwayat panggilannya. Dalam novel-novel kecil, di mana gema Injil sayup-sayup terdengar, diungkapkannya pengalaman rohani. Banyak madah puji syukur merupakan hasil karyanya.
 
BACAAN PERTAMA [Ef. 3: 14-19]
Saudara-saudara, aku  bersujud di hadapan Bapa, pokok segala keturunan di sorga dan di bumi. Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.
 
MAZMUR TANGGAPAN [Mzm. 23: 1-3. 4. 5. 6.; R./1]
Refr.   Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan.
 
Mazmur
+      Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan.
        Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau.
        Ia membimbing aku ke air yang tenang dan menyegarkan daku.
        Ia menuntun aku di jalan yang lurus demi nama-Nya yang kudus.
+      Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam,
        aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.
        Tongkat gembalaan-Mulah yang menghibur aku.
+      Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan segala lawanku.
        Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak,
        pialaku penuh berlimpah.
+      Kerelaan dan kemurahan –Mu mengiringi aku seumur hidupku.
        Aku akan diam di rumah Tuhan sepanjang masa.
 
BAIT PENGANTAR INJIL (Yoh. 15: 9b. 5b)
P      Alleluya.            
U     Alleluya.
P      Tinggallah dalam cinta kasih-Ku.
        Barangsiapa tinggal dalam Aku dan Aku dalam dia,
        akan berbuah melimpah.
U     Alleluya.
 
BACAAN INJIL [Yoh. 15: 1-8]
Pada perjamuan malam terakhir Yesus berkata kepada para murid, ''Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku''.
 
St. Margareta dari Skotlandia (1046-1093, Pm)
Margaretha mulai hidupnya tahun 1046 di Reska, Ungaria. Ayahnya bangsawan asal Inggris, ibunya seroang putri bangsawan. Pada usia 10 tahun Margareta ke Inggris di mana kakeknya seroang raja. Tetapi karena kakeknya kalah perang, ia lari ke Skotlandia, di mana ia menikah dengan Raja Malcolm dan dikaruniai 6 putra dan 3 putri. Sebagai ratu besar pengaruhnya dalam memajukan negerinya. Terhadap dirinya keras, terhadap kaum miskin baik; ia memajukan kebudayaan dan pendidikan, dan memperhatikan kehidupan iman. Baginya iman bukan praktek gelap takhayul, tetapi suatu cara hidup yang membebaskan. Berkat keberaniannya dalam hal iman ia dapat menolong orang banyak. Dan berkat kesederhanaannya ia dijuluki ''Mutiara Skotlandia''.
 
BACAAN PERTAMA [Yes. 58: 6-11]
Beginilah firman Tuhan Allah, ''Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri! Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu. Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah, apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari. TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan''.
 
MAZMUR TANGGAPAN [Mazmur 112: 1-2.3-4.5-7a.7b-8.9 R. 1a]
Refr.   Berbahagialah orang yang takwa kepada Tuhan.
 
Mazmur
+      Berbahagialah orang yang takwa kepada Tuhan,
        yang sangat suka akan segala perintah-Nya.
        Anak cucunya akan perkasa di bumi;
        keturunan orang benar akan diberkati.
+      Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya,
        kebajikannya tetap dikenang selama-lamanya.
        Bagi orang benar ia bercahaya laksana lampu di dalam gelap,
        ia pengasih dan penyayang serta berlaku adil.
+      Orang baik menaruh belas kasih dan memberi pinjaman,
        ia melakukan segala urusan dengan semestinya.
        Orang jujur tidak pernah goyah;
        ia akan dikenang selama-lamanya.
+      Ia tidak takut kepada kabar buruk,
        hatinya tabah, penuh kepercayaan kepada Tuhan.
        Hatinya teguh, ia tidak takut,
        sehingga ia mengalahkan para lawannya.
+      Ia murah hati, orang miskin diberinya derma;
        kebajikannya tetap untuk selama-lamanya,
        tanduknya meninggi dalam kemuliaan.
 
BAIT PENGANTAR INJIL  (Yoh. 15: 16)
P      Alleluya.
U     Alleluya.
P      Bukan kalian yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kalian.
        Aku telah menetapkan kalian supaya pergi dan menghasilkan buah
        dan buahmu itu tetap.
U     Alleluya.
 
BACAAN INJIL [Yoh. 15: 9-17]
Pada perjamuan malam terakhir Yesus bersabda kepada para murid, ''Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain''.
 
MEDITATIO:
Kebanyakan orang yang dihadapi oleh Yesus mengira bahwa Kerajaan Allah adalah sesuatu yang bisa dilihat, dirasakan, dan diambil. Kerajaan Allah bagaikan suatu tempat megah bagaikan kerajaan-kerajaan dunia. Yesus menegaskan bahwa Kerajaan Allah itu ada di antara mereka. Yang dimaksudkan Yesus adalah Diri-Nya sendiri. Yesus menjadi tanda kehadiran Allah yang merasa dalam kehidupan manusia. Ia menampakkan seluruh misteri kasih dan kuasa Allah melalui sikap hidup-Nya yang sungguh mencintai manusia.
 
Dengan orang mengimani Yesus, sebenarnya mereka telah melihat hadirnya Kerajaan Allah tersebut. ''Dan barangsiapa hidup dalam Yesus, ia hidup dalam Kerajaan Allah.'' Usaha untuk terus menyatukan diri dengan Yesus inilah yang perlu dikembangkan, diolah, dan diperjuangkan. Semakin orang mendekatkan diri pada-Nya dan setia pada jalan hidup-Nya, ia akan mengalami sukacita surgawi yang menjadi ciri dari kehidupan dalam Kerajaan Allah.

CONTEMPLATIO:
Masuklah dalam keheningan hati dan sembahlah Tuhan sampai Anda merasakan damai dan tenang. Saat itulah Anda telah memasuki kerajaan Tuhan, yakni saat damai bersama Tuhan. Mohonlah rahmat selalu agar kedamaian it uterus menguasai hidup Anda sehingga Anda juga bisa turut memberi rasa damai bagi siapapun.

ORATIO:
Tuhan yang mahakasih, hadirlah selalu dalam hidup kami dan nyatakanlah kasih-Mu selalu agar kami dapat turut menghadirkan kerajaan damai-Mu kepada siapapun yang kami jumpai, khususnya keluarga dan komunitas hidup kami. Dengan demikian kerajaan-Mu semakin dirasakan oleh banyak orang yang merindukan damai dan sukacita. Amin.

MISSIO:
Aku akan menunjukkan imanku dengan sukacita dan harapanku.
 
Tuhan memberkati+


Galeri Foto

Yesus Kristus