Liturgi Lihat Selengkapnya

TIGA CIRI KHAS MISA PENTAKOSTA

Roh Kudus turun atas para rasul pada hari ke-50 setelah Paskah. Roh Tuhan yang satu dan sama memenuhi seluruh dunia. Dialah yang menyatukan segala sesuatu sehingga segala bangsa dapat memahami setiap tutur bahasa (bdk. Rm 5:5; 8:10). Yesus berkata: “Spiritus Sanctus vos docebit omnia” yang artinya “Roh Kudus akan mengajarkanmu segala sesuatu”. Itu sebabnya, para rasul tidak perlu kuatir karena Allah akan mengutus Penolong yang lain yang akan menyertai mereka. Roh Kudus sendiri yang akan menuntun dan mengingatkan mereka akan semua yang dikatakan oleh Yesus. Semua orang yang dipimpin oleh Roh Tu...

TIGA ELEMANT PENTING TEKS EXSULTET

Exsúltet yang diterjemahkan dengan “bersoraklah” adalah kata pertama dalam kalimat exsúltet iam angélica turba cælórum yang merupakan bagian dari praeconium paschale atau pujian Paskah. Karena kata pertama atau incipit-nya adalah exsúltet maka madah pujian Paskah ini justru lebih dikenal dengan judul exsúltet. Dalam tradisi liturgi sinagoga Yahudi, exsúltet dihubungkan dengan ritus penyalaan lilin Paskah pada doa offisi sore.

Menurut Hippolitus dalam traditio apostolica, teks pujian Paskah atau exsúltet sudah masuk dalam Misa Malam Paskah sejak abad II dan dinyanyikan oleh diakon pada abad IV....

TIGA RITUS KHAS RABU ABU

Kongregasi Ibadat Ilahi dan Tata Tertib Sakramen mengeluarkan dokumen tentang Rabu Abu untuk mengatur ritus penerimaan abu di masa pandemi yang dirayakan pada tanggal 17 Februari 2021. Perubahan dilakukan untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dan ada jaminan untuk menjaga jarak selama ritus berlangsung. Dari sisi historis, para Bapa Gereja seperti St. Tertulianus dan St. Ciprianus sejak abad III seringkali menghubungkan pertobatan dengan praktek mengenakan kain kabung dan menerima abu sama seperti yang dilakukan oleh Yudit sebelum memulai tugas berat untuk membebaskan Betulia. “Yudit ...

TIGA PERBEDAAN TEKS LITURGIS DALAM LECTIONARIUM DENGAN TEKS BIBLIS DALAM KITAB SUCI

Sejak mewabahnya virus covid-19 hampir ke seluruh dunia sampai sekarang, umat beriman sudah terbiasa dengan mengikuti Misa secara online atau live streaming. Pada saat ritus Bacaan I, II dan Bacaan Injil berlangsung, biasanya ditampilkan perikop Kitab Suci sebagai sumber bacaan tersebut. Akan tetapi, tidak jarang umat mulai membandingkan perikop Kitab Suci yang tampak pada layar justru berbeda dengan teks yang dibacakan oleh lektor (Bacaan I dan II) dan oleh selebran utama (Bacaan Injil). Beberapa umat mulai bertanya-tanya mengapa teks-teks tersebut bisa berbeda? Apa saja perbedaannya? Maka pa...

TIGA PILIHAN GESTURE MEMBUAT TANDA SALIB

Sebagai umat Katolik, gesture membuat tanda salib dalam berbagai kesempatan bukanlah sekedar tindakan ritual formalitas belaka melainkan telah menjadi simbol dan identitas kristianitas sebagai pengikut Kristus. Membuat tanda salib adalah gesture pertama yang kita pelajari dan selalu menjadi pembuka serta penutup doa, baik doa resmi maupun doa pribadi kita. Bahkan dalam kegiatan profan sekalipun, gesture membuat tanda salib sering dijadikan sebagai sebuah “kekuatan”, “perlindungan diri”, “tanda kemenangan”, “tanda keberuntungan”, “tanda keselamatan”, dan hal-hal positif lain yang dapat membuat ...

Berita Lihat Selengkapnya

Vaksinasi Tahap Pertama di Bumi Silih Asih bagi Tokoh Agama dan Pelayan Publik

Pemerintah telah menggulirkan Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Pemberian vaksinasi secara cuma-cuma oleh pemerintah akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah telah mengeluarkan petunjuk teknis terkait vaksinasi Covid-19. Aturan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19. Sasaran vaksinasi Covid-19 tahap 1 antara lain tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penun...

Temu Sapa Komisi

Bidang Koinonia, Dewan Karya Pastoral Keuskupan Bandung

Temu Sapa Komisi

Dalam rangka menyapa, menjalin relasi dan memberi semangat kepada para aktivis di paroki-paroki, Komisi HAK (Hubungan Antar Umat Beragama dan kepercayaan) mengadakan pertemuan- pertemuan di awal tahun ini. Pada 25 Januari 2021 pertemuan digelar lewat daring (zoom), untuk paroki yang berada di Bandung Timur, Bandung Barat dan Bandung Selatan. Diikuti dan hadir di dalam layar zoom 13 orang perwakilan dari paroki-paroki, pertemuan ini dipimpin dan dampingi oleh Pst. Agustinus Sugiharto OSC, Ketua komisi HAK Keuskupan Bandun...

Jalin Silaturahmi, Pemuda Katolik Jabar Kunjungi Kesbangpol Bahas Isu Radikalisme dan Intoleransi

Pemuda Katolik Komisariat Daerah Jawa Barat menjalin silaturahim ke Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Jabar di Kantor Kesbangpol, Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/2/2021). Ketua Pemuda Katolik Komda Jabar, Edi Silaban mengatakan kunjungan terbatas dengan mematuhi protokol kesehatan ini dalam rangka silaturahmi dan dialog bersama Kesbangpol bertujuan memperkenalkan kembali organisasi Pemuda Katolik, merajut kebersamaan dan persaudaraan dalam kebhinekaan menjaga keutuhan NKRI.

Pelayanan Lihat Selengkapnya

Menjadi Paralegal yang Murah Hati

Di Keuskupan Bandung, pelayanan bagi Umat Katolik yang menghadapi masalah hukum merupakan salah satu tugas yang dilakukan oleh Divisi Hukum dan Advokasi. Sumber daya manusia yang ada pada Divisi Hukum dan Advokasi, ada yang berlatar belakang praktisi maupun akademisi di bidang hukum. Agar pelayanan bagi Umat Katolik yang mempunyai masalah hukum dapat meningkat, baik dari sudut kualitas pelayanan maupun kuantitasnya, dan dalam rangka mewujudkan pesan dan harapan Uskup Bandung untuk membentuk Klinik Hukum, Divisi Hukum dan Advokasi mengajak keterlibatan Umat Katolik yang mewakili Paroki-Paroki yang ada di Keuskupan Bandung.

Ajaran Gereja Lihat Selengkapnya

Ensiklik Fratelli Tutti

Pada tanggal 3 Oktober 2020 Paus Fransiskus menandatangani Ensiklik “Fratelli Tutti” di Assisi, tempat kelahiran dan hidup St. Fransiskus dari Assisi. Hari berikutnya, 4 Oktober, ensiklik tersebut dipublikasikan. 

Ensiklik ini bertujuan untuk mendorong keinginan akan persaudaraan dan persahabatan sosial. Pandemi Covid-19 menjadi latar belakang ensiklik ini. Kedaruratan kesehatan global telah membantu menunjukkan bahwa “tak seorangpun bisa menghadapi hidup sendirian” dan bahwa waktunya sungguh-sungguh telah tiba akan “mimpi sebagai satu keluarga umat manusia” di mana kita adalah “saudara dan sa...