Liturgi Lihat Selengkapnya

Liturgi

TIGA BENTUK RUMUSAN CREDO DALAM MISA 


Setiap hari Minggu, kita mendoakan Credo atau “Aku percaya” dalam misa. Ritus ini berasal dari liturgi baptis yang telah dilakukan sejak abad pertama. Pada awal abad ke-VI, Credo masuk dalam perayaan Ekaristi khususnya digunakan di Konstantinopel. Sementara itu, di Spanyol Credo baru berlaku pada akhir abad ke-VI, sedangkan di Gallia (sekarang Prancis dan Jerman), ritus Credo mulai dipakai dalam misa pada abad ke-IX. Di Roma sendiri, Credo baru muncul dalam misa pada abad ke-XI (bdk. Vincenzo Raffa, Liturgia Eucaristia, Mistagogia della Messa: dalla...

TIGA BENTUK MENYAMBUT KOMUNI KUDUS DALAM MISA

Setelah sekian lama mengalami masa pandemi Covid-19, Gereja Katolik akhirnya membuka kembali misa bersama dengan umat yang dimulai pada tanggal 18 Mei yang lalu di Vatican dan beberapa gereja di Italia dan kemudian diikuti oleh berbagai negara hingga sekarang termasuk Indonesia. Meskipun misa sudah dapat diikuti, jumlah umat tetap dibatasi dan semua mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Demi mencegah dan mengurangi kemungkinan penularan virus korona, umat diminta untuk mengikuti langkah-langkah bahkan sebelum misa dimulai dengan mencuci tangan dan sebagainya serta menghindari kon...

TIGA RITUS YANG DIUCAPKAN BERSAMA-SAMA IMAM DAN UMAT DALAM MISA

Karya penebusan Kristus dapat terlaksana melalui perayaan Liturgi terutama dalam korban ilahi Ekaristi. Perayaan Ekaristi diharapkan membantu umat beriman untuk menghayati misteri Kristus dan hakikat asli Gereja yang sejati. Maka, keterlibatan aktif umat beriman dalam Misa terus menerus diperhatikan. Tujuannya adalah agar mereka sungguh-sungguh merasakan dipersatukan dengan Allah melalui peran mereka masing-masing yang disesuaikan dengan kaidah-kaidah Liturgi yang berlaku. Perayaan liturgi menjadikan perayaan Gereja sebagai “sakramen kesatuan” yang menyangkut seluruh Tubuh Gereja berdasarkan k...

TIGA UNSUR PENTING DALAM LITURGI

Ketika Kristus hendak merayakan perjamuan Paskah untuk menetapkan Tubuh dan Darah-Nya, Ia menyuruh para murid agar menyiapkan segala sesuatunya. Gereja percaya bahwa perintah yang sama juga berlaku untuk dirinya sehingga memiliki kewajiban untuk mengatur perayaan Ekaristi dan memberikan pedoman tentang sikap batin dan tata perayaan yang dibutuhkan. Demikianlah Gereja dengan tegas memastikan kelangsungan tradisi meskipun selalu ada hal-hal yang senantiasa berubah sesuai dengan kebutuhan Gereja: liturgia semper reformanda est atau liturgi itu selalu diperbarui (bdk. Luk 22: 12; juga bdk. Pedoman...

TIGA MAKNA “AMIN” DALAM MISA

Kata “amin” merupakan kata terpendek yang diucapkan oleh umat dalam Perayaan Ekaristi. Akan tetapi, seringkali kita mengucapkannya pada saat yang tidak tepat atau bahkan kita tidak mengucapkannya sama sekali pada saat dibutuhkan. Kata “amin” berasal dari bahasa Ibrani yakni emunah yang dapat diterjemahkan dengan kuat, teguh, atau solid yang biasanya dihubungkan dengan gagasan akan iman dan kesetiaan. Penggunaan kata “amin” sebagai formula liturgi yang singkat dan sederhana dapat digunakan sebagai penutup doa tetapi juga sebagai pengakuan iman yang otentik. Selain itu, kata “amin” sebagai aklam...

Berita Lihat Selengkapnya

Temu Sapa Komisi

Bidang Koinonia, Dewan Karya Pastoral Keuskupan Bandung

Temu Sapa Komisi

Dalam rangka menyapa, menjalin relasi dan memberi semangat kepada para aktivis di paroki-paroki, Komisi HAK (Hubungan Antar Umat Beragama dan kepercayaan) mengadakan pertemuan- pertemuan di awal tahun ini. Pada 25 Januari 2021 pertemuan digelar lewat daring (zoom), untuk paroki yang berada di Bandung Timur, Bandung Barat dan Bandung Selatan. Diikuti dan hadir di dalam layar zoom 13 orang perwakilan dari paroki-paroki, pertemuan ini dipimpin dan dampingi oleh Pst. Agustinus Sugiharto OSC, Ketua komisi HAK Keuskupan Bandun...

Jalin Silaturahmi, Pemuda Katolik Jabar Kunjungi Kesbangpol Bahas Isu Radikalisme dan Intoleransi

Pemuda Katolik Komisariat Daerah Jawa Barat menjalin silaturahim ke Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Jabar di Kantor Kesbangpol, Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/2/2021). Ketua Pemuda Katolik Komda Jabar, Edi Silaban mengatakan kunjungan terbatas dengan mematuhi protokol kesehatan ini dalam rangka silaturahmi dan dialog bersama Kesbangpol bertujuan memperkenalkan kembali organisasi Pemuda Katolik, merajut kebersamaan dan persaudaraan dalam kebhinekaan menjaga keutuhan NKRI.

Tiga Lembaga Peduli Kesetaraan Gender

Dengan menggunakan aplikasi Zoom, SGPP Keuskupan Bandung, Jaringan Mitra Perempuan (JMP) Bandung, dan CLC Bandung secara kolaborasi menyelenggarakan Lokakarya Kesetaraan Gender. Kegiatan ini diikuti 56 orang peserta, dari kalangan suster, pemerhati dan aktivas kesetaraan gender, serta para kaum muda, yang tidak hanya berasal dari kalangan Katolik. Lokakarya selama 2 hari ini diselenggarakan pada tanggal 5 – 6 September 2020.

Pelayanan Lihat Selengkapnya

Menjadi Paralegal yang Murah Hati

Di Keuskupan Bandung, pelayanan bagi Umat Katolik yang menghadapi masalah hukum merupakan salah satu tugas yang dilakukan oleh Divisi Hukum dan Advokasi. Sumber daya manusia yang ada pada Divisi Hukum dan Advokasi, ada yang berlatar belakang praktisi maupun akademisi di bidang hukum. Agar pelayanan bagi Umat Katolik yang mempunyai masalah hukum dapat meningkat, baik dari sudut kualitas pelayanan maupun kuantitasnya, dan dalam rangka mewujudkan pesan dan harapan Uskup Bandung untuk membentuk Klinik Hukum, Divisi Hukum dan Advokasi mengajak keterlibatan Umat Katolik yang mewakili Paroki-Paroki yang ada di Keuskupan Bandung.

Ajaran Gereja Lihat Selengkapnya

Ensiklik Fratelli Tutti

Pada tanggal 3 Oktober 2020 Paus Fransiskus menandatangani Ensiklik “Fratelli Tutti” di Assisi, tempat kelahiran dan hidup St. Fransiskus dari Assisi. Hari berikutnya, 4 Oktober, ensiklik tersebut dipublikasikan. 

Ensiklik ini bertujuan untuk mendorong keinginan akan persaudaraan dan persahabatan sosial. Pandemi Covid-19 menjadi latar belakang ensiklik ini. Kedaruratan kesehatan global telah membantu menunjukkan bahwa “tak seorangpun bisa menghadapi hidup sendirian” dan bahwa waktunya sungguh-sungguh telah tiba akan “mimpi sebagai satu keluarga umat manusia” di mana kita adalah “saudara dan sa...