Liturgi Lihat Selengkapnya

Tiga Elemen Ritus Damai

Ritus damai di beberapa tempat menjadi perbincangan hangat seiring dengan munculnya berbagai pertanyaan dan kebingungan mengenainya. Persoalan boleh atau tidaknya “bersalam-salaman” rupa-rupanya masih menjadi perhatian utama bagi sebagian besar umat walaupun dalam konteks liturgi, penjelasan atau katakese tentang ritus damai ini sesungguhnya jauh lebih penting. Bolehkah salam damai dipindahkan “tempatnya” yakni sebelum ritus persembahan? Bolehkah salam damai dihilangkan demi mengurangi kegaduhan yang terjadi karenanya? Masih bolehkah salam damai diiringi dengan nyanyian damai? Apakah umat masi...

Berita Lihat Selengkapnya

Sidang KWI 2019 : “Persaudaraan Insani untuk Indonesia Damai”

Agenda utama Hari Studi (04-05/11) yang mengawali Sidang KWI 2019 adalah mendalami Dokumen Abu Dhabi dengan tema “Persaudaraan Insani untuk Indonesia Damai”.  Dalam hari studi ini diundang beberapa tokoh sebagai narasumber, baik dari intern KWI sendiri maupun dari luar.

Sebagai pengantar untuk mengarahkan hari studi ini,  Mgr. Harun Yuwono (Uskup Keuskupan Tanjung Karang dan Ketua Komisi Hubungan Agama dan Kepercayaan KWI) menyampaikan latar belakang dokumen Abu Dhabi yang ditandatangani Paus Fransiskus bersama Dr Ahmed At-Tayyeb (Imam Besar Al Azhar). Ada 12 poin penting berkaitan dengan doku...

Sidang KWI 2019 : Mengakarrumputkan Dokumen Abu Dhabi

Sidang Tahunan Para Uskup Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) 2019 diselenggarakan di Gedung Pusat Pastoral Keuskupan Bandung di Ruang Yohanes Paulus II, Bumi Silih Asih (BSA), Bandung (04/11-13/11). Sidang Tahunan 2019, diawali dengan pengenangan arwah atas wafatnya almarhum Mgr. John Philip Saklil (Uskup Keuskupan Timika), doa pembuka dan menyanyikan lagu Veni Creator Spiritus dilanjutkan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.


Ignasius Kardinal Suharyo Ketua KWI (Kiri) & Mgr. Piero Pioppo Duta Besar Vatikan untuk Indonesia


Ignatius Kardinal Suharyo Ketua KWI dalam s...

Dibaptis dan Diutus - Pekan Misi Nasional ke-IV Keuskupan Bandung

Pekan Misi Nasional IV diselenggarakan di Keuskupan Bandung dimulai pada 21 September 2019 dan berpuncak pada 20 Oktober 2019. Rangkaian dimulai dengan pra kegiatan berupa pemberkatan Salib Misi dan Perutusan Panitia Pekan Misi dalam Perayaan Ekaristi di Bumi Silih Asih (BSA) Kantor Keuskupan Bandung (14/09). Ekaristi dipersembahkan oleh Pastor Yustinus Hilman Pujiatmoko (Vikjen) didampingi Pastor Petrus Maman Suparman OSC (Ketua Komisi KKI-KKM Keuskupan Bandung).

10 Tahun Gong Perdamaian Ciamis

Setiap tanggal 9 September, di Situs Ciung Wanara, Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, digelar peringatan hari ulang tahun (HUT) Gong Perdamaian Dunia. Wisatawan di Situs Budaya Ciung Wanara dan masyarakat beramai-ramai mengikuti prosesi perayaan HUT ke-10 Gong Perdamaian Dunia di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (9/9/2019).

Gong Perdamaian Dunia berdiameter sekitar 3,33 meter yang dihiasi sekitar 200 bendera di Dunia merupakan simbol perdamaian. Di Indonesia hanya ada beberapa Kota / Kabupaten yang memilili gong tersebut, seperti Ambon, Yogyakarta, Blitar dan Bali. Gong Perda...

Pelayanan Lihat Selengkapnya

Menjadi Paralegal yang Murah Hati

Di Keuskupan Bandung, pelayanan bagi Umat Katolik yang menghadapi masalah hukum merupakan salah satu tugas yang dilakukan oleh Divisi Hukum dan Advokasi. Sumber daya manusia yang ada pada Divisi Hukum dan Advokasi, ada yang berlatar belakang praktisi maupun akademisi di bidang hukum. Agar pelayanan bagi Umat Katolik yang mempunyai masalah hukum dapat meningkat, baik dari sudut kualitas pelayanan maupun kuantitasnya, dan dalam rangka mewujudkan pesan dan harapan Uskup Bandung untuk membentuk Klinik Hukum, Divisi Hukum dan Advokasi mengajak keterlibatan Umat Katolik yang mewakili Paroki-Paroki yang ada di Keuskupan Bandung.

Persaudaraan Lihat Selengkapnya

Pewartaan Lihat Selengkapnya

Mendulang Harapan di Sungai Madeira

Langit kota Humaitá sore itu di pertengahan September 2018 tiba-tiba berubah gelap. Awan hitam bergerak pelan menutup langit. Cuaca terik sepanjang hari langsung berubah ketika angin bertiup kencang merontokkan dedaunan pohon. Terdengar guntur menggelagar. Tak lama kemudian hujan pun turun. Memang, kadang terjadi hujan deras disertai angin atau badai di musim kemarau yang tengah melanda seantero Amazon, Brasil.